-->
Home » » TNI-Polri Bentrok, Kapolres Kena Pukul dan Bupati Dievakuasi

TNI-Polri Bentrok, Kapolres Kena Pukul dan Bupati Dievakuasi

Posted by Unknown
Indo Jelajah, Updated at: 1:50 PM

Posted by Unknown on Aug 31, 2015

Bentrok TNI-Polri pecah di Polewali Mandar. Tidak hanya mengakibatkan Prada Yuliadi tewas tertembak di bagian perut. Kejadian itu juga mengakibatkan kericuhan di arena balap motor, Kompleks Stadion S Mengga, Kabupen Polewali Mandar, Sulawesi Barat yang jadi lokasi kejadian.

TNI-Polri Bentrok, Kapolres Kena Pukul & Bupati Dievakuasi
Selain menewaskan seorang anggota TNI, peristiwa ini juga mengakibatkan salah satu anggota Polri yang belum diketahui identitasnya mengalami luka parah di bagian wajah.

Bahkan, Kapolres Polman AKBP Agoeng Adi Koerniawan yang kebetulan berada di lokasi juga terkena pukulan saat berupaya menghentikan pertikaian.

Sementara itu, Bupati Polman, Andi Ibrahim Masdar bersama dengan Bupati Sidrap Rusdi Masse terpaksa harus dievakuasi keluar dari arena sirkuit balap motor. Keduanya dievakusi melalui pintu samping dan dikawal ketat oleh para ajudan dan sejumlah panitia pelaksa acara.

Hingga berita ini diturunkan, Minggu (30/8/2015), situasi di Kota Polewali, Kabupaten Polman masih mencekam.


Jenazah Prada Yuliadi Dibawa ke Makassar untuk Diautopsi

Jenazah Prada Yuliadi, yang tewas akibat ditembak oleh anggota Polres Polman di arena surkuit balap motor, di bawa ke Makassar untuk di autopsi. Jenazah diberangkatkan dari Markas Komando 721 sekira pukul 21.30 Wita.

Pangdam Militer VIII Wirabuana, Makassar, Mayor Jenderal TNI Muh Bahtiar, mengatakan, sebelum dipulangkan ke kampung halaman di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, jenazah Prada Yuliadi terlebih dahulu akan diautopsi guna kepentingan proses penyelidikan.

"Sebelum dipulangkan ke Bone, kami akan lakukan autopsi terlebih dahulu. Proyektil masih ada di dalam tubuh korban," ujar Bahtiar kepada wartawan, Minggu (30/8/2015) malam.

Pantauan di lokasi, ratusan warga terlihat memadati markas komando 721 Polewali Mandar. Kejadian ini sempat membuat macet jalur trans karena banyaknya warga yang berkerumun di jalan.

Meski demikian, aparat TNI yang berjaga ketat berupaya untuk melancarkan arus kendaraan agar tidak terjadi kemacetan.

Share This Post :

0 komentar:

Post a Comment

 
Copyright © 2015 Indo Jelajah. All Rights Reserved
Template Johny Wuss Responsive by Creating Website and CB Design